Connect with us

Nasional

Kemkumham Hadiahkan Walikota Pangkal Pinang Penghargaan

Published

on

Walikota Pangkal Pinang, Muhammad Irwansyah, S.Sos, M.Si terima penghargaan dari Kemenkumham periode 2016 di Solo, Jawa Tengah, Minggu (10/12/2017)

Pangkal Pinang-GeoSiar.com, Walikota Pangkal Pinang, Muhammad Irwansyah, S.Sos, M.Si menerima penghargaan dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham) Republik Indonesia Tahun periode 2016 di Solo, Jawa Tengah, Minggu (10/12/2017).

Politikus berusia 34 tahun ini berhasil menerima penghargaan sebagai kota layak Hak Asasi Manusia dari sekian banyaknya kota di Indonesia.

M. Irwansyah merupakan Wali kota Pangkal Pinang untuk periode 2013–2018 yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Keadilan Sejahterah (PKS) dan Nasional Demokrat (Nasdem).

Semenjak dilantik oleh Gubernur Bangka Belitung, Rustam Effendi pada 14 November 2013 lalu, M. Irwansyah berhasil meraih berbagai penghargaan, salah satunya adalah Hasil Capaian Kota atas Parameter Kepedulian Hak Asasi Manusia (HAM) untuk kota Pangkal Pinang.

Paramater penilaian tersebut berdasarkan kelompok hak atas kesehatan, pendidikan, perempuan dan anak, kependudukan, pekerjaan, pekerjaan, perumahan dan lingkungan yang berkelanjutan di basis wilayah yang berhasil dipimpinnya.

Ini merupakan kali ketiga Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkal Pinang meraih penghargaan sebagai kota berpredikat Peduli HAM.

“Alhamdulillah ini wujud kerja keras seluruh Pemerintah Kota Pangkal Pinang bersama masyarakatnya. Penghargaan ini kami persembahkan kepada seluruh warga Pangkal Pinang,” ujar Wali Kota Pangkal Pinang, M Irwansyah, usai menerima penghargaan.

Menurut M. Irwansyah, penghargaan Peduli HAM ini untuk melengapi lemari kaca Pemkot Pangkal Pinang, setelah sebelumnya mendapatkan penghargaan dari KIN ASEAN Forum 2017 dan Ombudsman RI, sebagai Wali Kota Enterpreneur Award 2017 kategori pendidikan, kesehatan, dan pariwisata.

Ombudsman RI sendiri menyematkan penghargaan pada Pangkal Pinang sebagai daerah dengan layanan administrasi zona hijau berpredikat kepatuhan tinggi.

Hasil penilaian tersebut dilakukan setelah melakukan observasi yang bersifat mendadak ke UPP dan SKPD yang berfungsi memberikan pelayanan publik.

“Tahun ini anugerah bagi masyarakat Pangkal Pinang. Kami akan terus melayani dan memberikan yang terbaik untuk warga,” pungkasnya bangga. (frnws/r1)