Connect with us

Olahraga

Pemkab Samosir Kukuhkan Pasukan Oranye untuk Perang Melawan Sampah

Published

on

Pasukan Oranye (ilustrasi)

Pangururan-Geosiar.com, Sebanyak 81 orang dikukuhkan sebagai pasukan oranye oleh Pemerintah Kabupaten Samosir untuk perang melawan sampah dan kekumuhan. Pasukan tersebut akan ditempatkan di 5 Kecamatan, yakni Pangururan, Simanindo, Palipi, Nainggolan, dan Onanrunggu.

Pengukuhan pasukan oranye dipimpin langsung oleh Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, pada Jumat (8/12/2017), di terminal Onan Baru, Pangururan. Selain itu, Rapidin juga mengukuhkan para petugas di objek-objek wisata yang dibekali dengan pakaian seragam, untuk melayani dengan senyum, ramah, tulus, serta penuh dengan rasa kekeluargaan.

Dalam mencanangkan pasukan oranye, Rapidin mengaku terinspirasi dari mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok). “Ini bukan pasukan oranye yang ada di Jakarta, yang dibuat oleh Pak Ahok, tetapi terinspirasi dari Pak Ahok,” terang Rapidin, Jumat (8/12) malam.

Dalam acara tersebut, Pemkab Samosir juga menerima Corporate Social Responsibility (CSR) tahun anggaran 2017 dari Bank Sumut Cabang Pangururan. Penyerahan diserahkan langsung oleh Kepala Cabang (Kacab) PT. Bank Sumut Jannus Siagian, berupa 6 unit kendaraan roda tiga (betor) pengangkut sampah.

Rapidin menyambut gembira pemberian CSR tersebut. Rapidin menyampaikan terimakasih kepada pihak Bank Sumut atas alat kebersihan yang diberikan. Apalagi mengingat Samosir merupakan tujuan wisata nasional dan internasional, maka kebersihan dan keindahan harus dilestarikan.

“Pariwisata Samosir berhasil, apabila kebersihan dan keindahan dapat terjaga. Para petugas, teruslah bekerja, jangan pernah lengah dan lelah, teruslah semangat, dan jadilah pahlawan sejati kebersihan.” himbau Rapidin Simbolon.

Rapidin juga meminta setiap SKPD, ASN, THL di Kabupaten Samosir untuk menjaga kebersihan lingkungan, kantor dan jadi contoh atau teladan kebersihan. “Semoga Samosir makin bersih dan kinclong, ujar Rapidin Simbolon.

Dia juga mengingatkan agar Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk lebih memperhatikan kesejahteraan para petugas kebersihan. (Mbd/R2)