Connect with us

Politik

Demokrat Lobi 2 Partai Untuk Loloskan JR Saragih Jadi Cagub Sumut

Published

on

Bupati Simalungun JR Saragih, yang juga calon gubernur Sumatera Utara

Medan-Geosiar.com, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatera Utara masih berjuang loloskan Jopinus Romli (JR) Saragih menjadi calon gubernur Sumatera Utara. Sebelumnya Demokrat sempat dikabarkan akan berkoalisi dengan Partai Amanat Nasional untuk mengusung JR Saragih menjadi cagub Sumut berpasangan dengan Mumtaz Rais, anak Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais.

Rencana koalisi ini gagal ditengah jalan setelah PAN mengumumkan mendukung Eddy Rahmayadi dalam Pilgub Sumut 2018 mendatang. Otomatis posisi JR Saragih menjadi tidak jelas akan berkoalisi dengan partai politik apa untuk maju bertarung pada Pilgubsu 2018.

Meskipun demikian, JR Saragih masih tetap berupaya agar kansnya tetap hidup. Bersama para tim, JR Saragih dikabarkan melakukan pendekatan politik dan lobi-lobi ke partai politik lain untuk bisa mengusungnya dalam Pilgub Sumut mendatang.

Menurut Ketua Bidang Organisasi, Kader dan Keanggotaan (OKK) Demokrat Sumut, Ronald Naibaho, Demokrat masih bergerak mengadakan komunikasi dengan berbagai partai. “Ada dua parpol yang masih berpeluang kami dekati agar bersedia berkoalisi mengusung Pak JR. Kondisinya memang kritis, tapi kami berpikir masih ada kesempatan,” katanya, Jumat (8/12/2017).

Kendati demikian Ronald enggan menyebut dua parpol yang dimaksud. Namun Ronald mengaku menjalin komunikasi dengan berbagai parpol. Ditargetkan sebelum akhir Desember percakapan akan final.

Syarat partai untuk dapat mengusung calon gubernur Sumatera Utara yakni mempunyai 20 kursi di DPRD Sumut. Demokrat sendiri hanya memiliki 14 kursi, yang otomatis mewajibkan Demokrat harus berkoalisi untuk mengusung JR Saragih.

“Jika mereka mengatakan ya mendukung JR, masalah selesai. Kita akan mendengarkan kemauan mereka apakah ingin jadi wakil,” tegas Ronal.

Beberapa partai bahkan telah mengusung calon masing-masing. PAN, Gerindra, dan PKS telah memilih mendukung mantan Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi sebagai cagub Sumut. Demikian Nasdem yang dipastikan akan mengusung incumbent, Tengku Erry Nuradi.

Namun sejumlah parpol seperti PDI Perjuangan hingga hari ini belum memutuskan kandidat Gubsu yang akan diusung. “Belum diputuskan,” kata Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Sumut Sarma Hutajulu. (Mbd/R2)