Connect with us

Nasional

Lagi Asyik Nyabu, Kapten Pilot Lion Air Dibekuk Polisi

Published

on

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C Nugroho menceritakan kronologis penangkapan tersebut dalam konferensi pers di Mapolresta Kupang Kapolres Kupang, Selasa (5/11/2017)

Kupang-GeoSiar.com, Kapten pilot Lion Air JT 924 MS (48) berhasil diamankan oleh Polres Kupang Kota saat menggunakan narkoba jenis sabu di kamar hotel T-More Kupang, Senin, 4 Desember 2017, sekitar pukul 21.20 WITA.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C Nugroho menceritakan kronologis penangkapan tersebut. Menurut Anthon awalnya polisi mendapat informasi bahwa ada pesta narkoba di T-More Hotel Kupang.

“Info itu langsung ditindaklanjuti Satres Narkoba untuk melakukan penggerebekan,” ujar Anthon.

MS yang tengah asyik mengonsumsi narkoba jenis sabu saat penggrebekan tak melakukan perlawanan sedikitpun kepada petugas.

Petugas kemudian memeriksa MS dan berdasarkan hasil pemeriksaan MS terbukti positif menggunakan narkoba.

Menurut pengakuan, kata Anthon, tersangka mendapatkan narkoba dari Tangerang.

Tersangka juga mengaku baru pertama kali menggunakan narkoba.

“Tersangka saat ditangkap baru selesai terbang, posisinya lagi istirahat,” kata Anthon.

Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket narkoba jenis sabu seberat 0,57 gram, satu alat isap, satu jarum suntik, satu ponsel, satu pantik, dan satu botol minuman keras.

Tak hanya itu, petugas juga memeriksa beberapa saksi terkait penggrebekan pesta sabu yang dilaporkan, termasuk pihak hotel yang berada di lokasi penggrebekan.

“Dari pihak hotel sudah dua orang kami periksa,” terang Anthon.

Tersangka melanggar Pasal 112 subsider 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. Pihak Lion Air membenarkan pilot yang ditangkap tersebut dari maskapainya.

Sementara itu, pihak Lion Air telah mengonfirmasi bahwa benar ada pilotnya yang tertangkap menggunakan narkoba.

“Iya benar, yang bersangkutan ditangkap tadi malam, dan yang terduga itu adalah kaptennya, berinisial MS,” kata Rama selaku Plt Humas Lion Air.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Kupang, Anthon menjelaskan bahwa ada dua wanita yang juga diketahui sedang bersama dengan MS pada Selasa (5/12/2017).

“Dua wanita itu rekan kerja tersangka MS. Keduanya merupakan awak kabin di pesawat Lion Air,” terang Anthon.

Menurut Anthon, saat penangkapan, kedua wanita itu tidak sekamar dengan tersangka.

“Sudah diperiksa dan dilakukan tes urine, kedua wanita itu tidak terlibat narkoba,” Anthon menegaskan. (lpt6/r1)