Connect with us

Sumut

Lima Kecelakaan Terjadi di Depan Unimed Tadi Malam

Published

on

Lokasi kecelakaan (Foto: Analisa)

Medan-Geosiar.com, Lima kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Pasar V Medan Estate, tepatnya di depan Universitas Negeri Medan (Unimed), Jumat (1/12/2017) malam. Kecelakaan terjadi akibat guyuran hujan deras dan minimnya penerangan di sekitar jalan.

Dari informasi yang didapat, setidaknya lima mobil menghantam trotoar yang baru dibangun Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Deli Serdang. Disinyalir, trotoar tersebut dibangun tanpa memperhatikan aspek keselamatan pengendara.

Salah satu saksi mata, Arief Amri, menyatakan setidaknya dalam kurang waktu 6 jam terdapat lima mobil menjadi korban kecelakaan. Akibatnya, jalanan menjadi macet, sedangkan para korban dilarikan ke rumah sakit.

“Sejak habis Magrib sampai jam 12 malam sudah lima mobil yang menghantam trotoar baru ini. Rata-rata sopirnya dilarikan ke Rumah Sakit Haji. Ada yang patah gigi, retak tulang rusuk, bahkan ada yang muntah darah tadi,” kata Arief.

Akibat kejadian tersebut, Petugas Kepolisian Lalu Lintas (Polantas) dari Polsek Percut Sei Tuan turun ke lokasi untuk memastikan kejadian. Polisi mengaku menerima kecelakaan berdasarkan laporan yang diterima dari masyarakat mengenai banyaknya kendaraan yang mengalami kecelakaan di depan Kampus Unimed.

Polisi kemudian menghubungi sejumlah truk derek untuk menarik mobil-mobil tersebut.

“Ada lima mobil yang jadi korban. Ini karena tidak adanya lampu jalan sehingga kondisinya menjadi gelap. Trotoar yang satu dengan yang lain juga nggak lurus, jadi mobil yang dari sana akan menghantam trotoar sini setelah melewati perempatan,” jelas Aiptu A. Dalimunthe.

Sedangkan Ketua LKMD Medan Estate, Indra Surya Nasution meminta Dishub Deli Serdang membongkar trotoar yang dinilai menjadi penyebab kecelakaan. Menurut Indra, kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan tersebut juga tida teratasi dengan adanya trotoar.

Merespon pernyataan Indra, Kepala Dinas Perhubungan Deli Serdang, J Manurung mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Itu sudah kita rencanakan akan dipasang lampu jalan. Karena dalam pembangunan itu tidak hanya Dishub yang terlibat, namun juga ada pihak lain termasuk PU. Kita sudah koordinasi dengan mereka. Namun karena sudah akhir tahun, itu dianggarkan pada tahun berikutnya. Untuk sementara kita akan pasang rambu lalu lintas lah akibat kejadian ini,” ujar Manurung, Sabtu (2/12).

“Mungkin mereka yang terlibat kecelakaan baru pertama kali lewat kesana. Dia kan punya lampu penerangan juga di mobilnya. Mungkin karena hujan jalan jadi tergenang. Yang jelas secara bertahap lah kita bangun,” tutupnya. (Anl/R2)