Connect with us

Sumut

18 Ribu Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Tebing Tinggi

Published

on

Banjir melanda Tebing Tinggi pada Selasa, 2 Desember 2018. 18 Ribu masyarakat di ungsikan ke tempat yang lebih aman.

Tebing Tinggi-Geosiar.com, Meluapnya Sungai Sei-Padang dan Sei-Bahilang yang melintas di Kota Tebing Tinggi akibat hujan deras yang terus menerus terjadi sepanjang malam Jumat (1/12/2012) di hulu kedua di Kab.Simalungun dan Tebing Tinggi. Meluapnya kedua sungai memicu banjir yang merendam 21 kelurahan di 5 kecamatan di Kota Tebing Tinggi.

Akibat banjir tersebut, sebanyak 4.833 KK atau 18 ribu Jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah telah turunkan bantuan Beras,Nasi bungkus, Roti dan Perahu karet.

Banjir diperparah akibat karena belum dibukanya beronjong yang ada di sungai padang dari pintu air lama yang dibangun Badan Wilayah Sungai Sumut, meskipuin dam pengganti Bajayayu sudah hampir rampung sehingga menghambat jalan air sungai padang mengalir.

Pemerintah Kota Tebing Tinggi untuk sementara menanggulangi keadaan darurat para pengungsi banjir ini telah menyiapkan 18 Ribu Ton Beras dan 10 ribu bungkus nasi yang sudah disalurkan kepada para pengungsi. Sementara BNPB Tebing Tinggi telah menyiapkan 9 tenda untuk para pengungsi Dan sebagian warga mengungsi kerumah keluarga Yang lebih aman.

Walikota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan telah turun meninjau banjir yang melanda daerahnya. Umar didampingi Ka.BNPB, Wahid Sitorus,Kadis Sosial H.Syaiful Fachri, Dir.RSUD.Kumpulan Pane dr.H.Nanang F.Aulia.Sp.PT , Kadis PKP dan Kebersihan Hj.Nurmiyah Harahap, Kasaspol.PP .M.Guntur Harahap dan Koramil 13 melihat secara langsung warga yang terendam banjir di Kel.Bulian.

Seusai mengunjungi lokasi banjir, Umar meminta semua Kepala OPD agar senantiasa tetap berada di Tebing Tinggi terus pantau kondisi banjir di Tebing Tinggi. Umar memerintahkan Camat dan Kepala Desa agar senantiasa waspada mengawasi warganya, jika memerlukan bantuan segera laporkan dan kerjakan secepat mungkin, demikian juga petugas Kesehatan dari Dinkes dan RSUD.Kumpulan Pane, pantau terus kesehatan warga yang mengungsi.

Masyarakat dihimbau agar tetap waspada terutama arus litrik jangan hidupkan lampu rumah yang kosong, awasi anak-anak yang bermain banjir, dan segera lakukan evakuasi para orang tua, jompo dan wanita.

Berikut 5 Kecamatan dan kelurahan yang terkena banjir.

Kec.Tebing Tinggi Kota : Kel.Bandar Utama (560 KK), Badak Bejuang (250 KK), Tebing Tinggi Lama (75 KK) Belum termasuk Kel.Mandailing dan Bandarsono.

Kec.Padang Hulu : Kel.Pabatu (45 KK), Kel.Padang Merbau (8 KK), Kel.Tualang (300 KK), Kel.Lubuk Baru (155 KK), Kel.Lubuk Raya (30 KK) dan Persiakan (45 KK).

Kec.Bajenis: Kel.Teluk Karang (95 KK),, Kel.Pinang Mancung (80 KK), Kel.Bandar Sakti (380 KK), Kel.Bulian (856 KK) dan Kel.Berohol (525 KK).

Kec.Padang Hilir: Kel.Satria 42 KK dan Kel.Tambangan Hulu (12 KK).

Kec.Rambutan : Kel.Sri Padang (195 KK), Kel.Karya Jaya (80 KK), Kel.Tanjung Marulak (35 KK) dan Kel.Tanjung Marulak Hilir (10 KK). (Ant/R2)