Connect with us

Sumut

Presiden Jokowi Serahkan 6.300 Sertifikat Tanah kepada Warga Siantar

Published

on

Presiden Joko Widodo sempatkan menyapa warga Siantar pada Senin (27/11/2017)

Siantar-GeoSiar.com, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengunjungi warga di Siantar pada Senin (27/11/2017) pukul 12.50 WIB.

Dalam perjalanannya, Jokowi mendadak berhenti di Simpang Jalan Sudirman-Jalan Adam Malik dan turun dari mobilnya yang berplat RI.

Jokowi lebih memilih untuk menyapa warga dengan berjalan kaki dengan ciri khasnya yang merakyat dan blusukan.

Semua warga yang mengetahui kedatangannya telah menunggu dengan rela berpanas-panasan sejak pukul 07.00 WIB disepanjang jalan.

Dengan pengawalan ketat Paspampres dan tim Pam gabungun Korem, Polres dan Satpol PP, Jokowi bertegur sapa secara langsung dengan warga yang akan mendapatkan sertifikat langsung dari Jokowi.

Salah satu tuuan kedatangan Jokowi ke Siantar untuk mengatasi permasalahan sengketa tanah yang menjadi permasalahan utama di seluruh Indonesia khusunya Siantar.

Sesuai dengan progjanya dalam penyelesaian sengketa tanah, Sumut ditargetkan menyelesaikan 210 ribu tanah sengketa yang wajib selesai tahun ini.

“Sumut ada targetnya, 2100 ribu sertifikat tanah. Kalau tidak bisa diaelesaikan saya copot pejabatnya. Karena kerja itu harus ada targetnya, kalau tidak selesai ya dicopot,” tegas Presiden dalam pidatonya di atas panggung.

Setelah beberapa rangkaian acara penyambutan usai, Presiden menyerahkan Sertifikat Tanah untuk Rakyat Siantar. Total sertifikat yang dibagikan berjumlah 6.300 buah.

Presiden memberikan sertifikat secara langsung kepada 12 orang yang naik ke atas panggung.

Presiden meminta 6.282 warga yang duduk dan telah mememegang sertifikat mengangkat sertifikat ke arah atap teratak untuk meretas anggapan simbolis dalam perentasan sertifikat yang bermasalah.

“Saya gak mau dibilang 6.300 sertifikat tanah ternyata hanya simbolis. Jadi saya minta semuanya menunjukkan sertifikat, angkat semua sertifikatnya ke atas,” pungkas Jokowi. (trbmdn/r1)