Connect with us

Sumut

Mahasiswa Bawa Pocong Mendemo DPRD Sumut

Published

on

Mahasiswa USU Demo kenakan pakaian pocong dalam menggelar aksi demo di depan kantor DPRD Sumut Senin (27/11/2017) sore.

Medan-GeoSiar.com, Seorang mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) mengggelar demo mengenakan pakaian layaknya pocong menggelar aksi demo di depan kantor DPRD Sumut Senin (27/11/2017) sore.

Dengan mengenakan kain putih dengan kepalanya terikat kain hitam dan mengenakan toga, melakukan aksi teatrikal ditengah orasi menuntut kasus pemecatan sejumlah mahasiswa di beberapa kampus diusut tuntas.

Sampai saat ini, kasus pemecatan di UMSU, Panca Budi, UMA, UNIMED dan UNIVA belum terselesaikan. Sehingga, DPRD Sumut sebagai wakil rakyat wajib memanggil masing-masing rektor untuk memberikan keterangan.

“Kami datang ke DPRD ini minta agar anggota dewan melakukan RDP untuk memanggil sejumlah rektor yang ada di Medan. Sebab, sampai saat ini kasus pemecatan mahasiswa di beberapa kampus tak juga diselesaikan,” kata Aifo, salah satu mahasiswa.

Aifo menjelaskan tujuan mereka mengadakan orasi untuk mengingatkan DPRD dengan janjinya terkait pemanggilan rektor-rektor sebagai pihak yang membuat kebijakan.

Menurut Aifo, sampai saat ini janji tersebut tak jua terealisasi.

“Kami minta agar Kapolda dan Pangdam ikut dipanggil. Apalagi beberapa waktu lalu pihak Kampus UMSU menggunakan tentara untuk menghadapi mahasiswa,” ujarnya dalam tuntutannya sebagai bagian dari orasi.

Hadirnya tentara di dalam kampus, menurut Aifo sebagai bentuk intimidasi terhadap mahasiswa.

Tindakan intimidasi tersebut seharusnya tak lagi dilakukan dalam era demokrasi.

“Kami juga minta agar kasus penganiyaan mahasiswa di USU ikut diselesaikan. Sampai saat ini kasusnya mengambang,” ungkap Aifo.

Mahasiswa meminta agar anggota dewan turun tangan membenahi dunia pendidikan. (trbmdn/r1)