Connect with us

Sumut

Konsumsi Obat Penurun Demam, Tubuh Gadis Kecil Mabar Melepuh

Published

on

Seusai minum obat, putri kecil Citra Abelian (5) warga Jalan Islamiah Kampung Agas, Mabar Hilir, harus mendapat perawatan intensif di RS Imelda Medan, Kamis (23/11) pagi.

Medan-GeoSiar.com, Seorang bocah perempuan bernama Citra Abelian (5) yang tinggal bersama orang tuanya di Jalan Islamiah Kampung Agas, Mabar Hilir, harus mendapat perawatan intensif di RS Imelda Medan, Kamis (23/11) pagi.

Citra segera dilarikan ke RS Imelda karena tubuhnya melepuh seperti terbakar setelah meminum obat termasuk sirup antibiotik yang diberikan seorang dokter berinisial FRD.

Citra berulang-ulang memanggil ibunya bernama Yanti (29) yang duduk di samping tempat tidurnya sambil mehanan sakit.

Luka bakar di tubuhnya mengeluarkan lendir bercampur darah dan menempel di kain batik pembungkus tubuh Citra.

Yanti, ibu korban mengungkapakan kronologi kejadian yang menimpa anak semata wayangnya. Sekitar 1 minggu lalu, Citra mengalami demam tinggi dan tak kunjung turun. Citra dibawa ke salah satu klinik dokter di Jalan Metal pada Rabu (15/11) malam. Saat diperiksa, menurut keterangan dokter berinisial FRD korban mengalami gejala demam biasa.

“Dokter FRD memberikan sejumlah obat, termasuk sirup antibiotik. Saya kemudian lega, dan kemudian membawa anak saya pulang ke rumah dan memberikannya obat supaya diminum. Obat itu diminum anak saya 3 kali. Namun bintik-bintik merah kehitaman seperti cacar malah terlihat di tubuh anak saya,” ungkap Yanti dengan mata berkaca-kaca.

Yanti yang merasa khawatir esoknya menemui dokter FRD. Saat itu lanjutnya, dokter tersebut mengatakan jika bintik merah di tubuh korban muncul disebabkan alergi makanan.

“Saya mengatakan kepada dokter itu bahwa anak saya tak ada diberikan makan apa-apa, selain diberi nasi biasa dan obat dari dokter tersebut. Akhirnya saya pulang ke rumah dan melihat luka di tubuh anak saya semakin parah,” terangnya.

Tak kunjung membaik, Yanti dan suaminya Listiono (31) membawa putrinya ke RS Imelda Medan Jumat (17/11) lalu. Korban selanjutnya dirawat di ruang ICU.

Menurut keterangan pihak rumah sakit, Citra mengalami penyakit Sindrom Steven-Johnson atau kelainan kulit.

“Hampir 1 minggu di ruang ICU, anak saya dipindahkan ke ruang Matahari, lalu diinfus dan kondisinya terus dipantau pihak rumah sakit. Kemarin anak saya sudah mau makan setelah luka di mulutnya kering. Tetapi saat ini anak saya tak mau makan lagi karena mulutnya kembali luka. Saya semakin bingung, apalagi harus memikirkan biaya rumah sakit,” tuturnya menjelaskan.

Dokter yang menangani Citra di RS Imelda memberikan diagnosis sementara terkait penyakit yang menimpa Citra yakni Sindrom Steven-Johnson. Penyakit itu adalah kelainan kulit yang masih dalam penanganan pihak rumah sakit. (hsb/r1)

Advertisement