Connect with us

Sumut

Kahiyang Ayu dan Bobby Potong Kerbau Sebagai Simbol Keagungan

Published

on

Acara adat pemotongan kerbau diiringan musik khas Mandailing di pintu masuk VVIP lokasi acara, Bukit Hijau Regency (BHR) Jalan Setia Budi Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (24/11/2017) pagi pukul 06.30 WIB.

Medan-GeoSiar.com, Rangkaian pesta adat acara ngunduh mantu Putri Joko Widodo Kahiyang Ayu Siregar dengan Bobby Nasution berlangsung selama seminggu, terhitung sejak Minggu (19//11) hingga pada Minggu (26/11) di Kota Medan.

Kegiatan rangkaian ini sontak saja mengundang rasa penasaran dan membangkitkan antusiasme warga dalam melihat dan menyaksikan acara secara langsung di daerah asal Bobby Nasution.

Tak hanya masyarakat, bahkan orang nomor satu Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi juga turut andil di dalammnya untuk menghadiri dan berperan sebagai salah satu raja adat dalam pemberian marga Kahiyang Ayu.

Acara pesta adat khusus untuk pemotongan kerbau digelar hari ini Jumat (24/11/2017) pagi. Acara adat ini diiringan musik khas Mandailing yang ditampilkan di pintu masuk VVIP lokasi acara, Bukit Hijau Regency (BHR) Jalan Setia Budi Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (24/11/2017) pagi pukul 06.30 WIB.

Alat musik yang dimainkan merupakan kolaborasi dari beberapa jenis alat musik khas Mandailing yang dibawakan oleh para pemusik tradisional dari Grup Kesenian Mandailing Gunung Kulabu Pakantan .

Acara pemotongan kerbau ini merupakan bagian pembuka dari acara adat yang akan berlangsung.

Rencana awal, kerbau akan disembelih di halaman sekitaran lokasi acara sebanyak 10 buah. Namun, berdasarkan kondisi dilapangan, maka hanya akan digunakan seekor kerbau sebagai simbolisasi acara adat.

Dalam pemotongan kerbau, bagian kepala akan diserahkan kepada pengantin sebagai simbol keagungan dan persembahan derajat yang paling tinggi sesuai tradisi Batak.