Connect with us

Sumut

Golkar Bentuk Panitia Seleksi Calon Wakil Tengku Ery

Published

on

Ketua DPP Golkar Sumut, Ngongesa Sitepu. Ngongesa telah resmi mengundurkan diri sebagai calon wakil Tengku Ery di Pilgub Sumut 2018.

Medan-Geosiar.com, Partai Golkar akan membentuk panitia seleksi calon pendamping Tengku Ery pada pemilihan Gubernur Sumatera utara 2018 mendatang. Kebijakan ini diambil Setelah Ngongesa Sitepu, yang sebelumnya diusung Golkar mendampingi Ery dalam Pilgub Sumut, menyatakan mengundurkan diri pencalonan tersebut.

Surat pengunduran diri Ngongesa bahkan telah diterima DPD Golkar Sumatera Utara. Menurut Sekretaris DPD Golkar Sumut, Irham Buana Nasution mengatakan bahwa pengunduran diri tersebut resmi disampaikan oleh Ngogesa Sitepu dalam rapat pengurus harian terbatas yang digelar pada Senin (20/11) lalu.

“Beliau telah menyampaikan pengunduran diri pada Senin lalu,” kata Irham, Rabu (22/11).

Irham mengatakan pihaknya akan mencari sosok pengganti Ngongesa untuk bakal calon Wakil Gubernur Sumut yang akan nantinya mendampingi HT. Erry Nuradi pada Pilgubsu 2018.

“Saat rapat beberapa waktu lalu ada dua rekomendasi yaitu menerima pengunduran diri pak Ngogesa dan mencari pengganti untuk pendamping pak Erry,” lanjut Ihram.

“Sementara, untuk pengganti Pak Ngogesa nantinya. Kami akan membentuk panitia penjaringan internal yang terdiri dari pengurus DPD Golkar Sumut,” sambung Irham.

Tim tersebut nantinya bertugas untuk menseleksi sejumlah nama-nama kader yang dianggap memiliki peluang untuk menang.

“Tim ini akan menghasilkan lima nama yang akan dibawa ke dalam rapat pleno diperluas yang dihadiri oleh seluruh pengurus DPD II Golkar tingkat kabupaten/kota. Hasil dari pleno diperluas ini kemudian disahkan dalam Rapimda Golkar Sumut dimana hasilnya akan disampaikan kepada DPP Golkar untuk disahkan sebagai bakal calon wakil gubernur mendampingi Tengku Erry Nuradi di Pilgubsu 2018,” ungkapnya.

“Jadi itu diseleksi oleh panitia. Tidak ada yang mengajukan siapa yang mau. Panitia yang menyeleksinya. Paling lama 30 November 2017 sudah ada nama baru itu,” tutup Irham. (Aks/R2)