Connect with us

Sumut

Mahasiswa USU Diculik, Komplotan Penculik Diringkus Polisi

Published

on

Kapolsek Firdaus AKP Enda berhasil menangkap pelaku penculikan seorang mahasiswa USU, Fathur Rahman (20) pada Sabtu (18/11/2017).

Medan-GeoSiar.com, Kapolsek Firdaus AKP Enda berhasil menangkap pelaku penculikan seorang mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Fathur Rahman (20) pada Sabtu (18/11/2017).

Pelaku penculikan diketahui berjumlah 6 orang yang berhasil diringkus pertugas dari tempat yang berbeda. Taufik (31) warga Jalan Setia KM 13,5, Medan Diski ditangkap petugas dari rumahnya.

Sedangkan keempat pelaku lainnya yaitu, Sutan Harahap (40) warga Jalan Letda Sujono, Medan, Faisal Andi Harahap (42) warga Jalan Kapten M Jamil Lubis, Medan, Tri Agus Putra (40) warga Jalan Sudirman, Aek Kanopan, Labura, Sulaiman Situmorang (32) warga Desa Negeri Lama, Labusel diamankan personil Polsek Firdaus dan Polda Sumut dari Hotel Madani, Medan.

Saat dimintai keterangan oleh petugas, Sutan Haharap, mengaku ada satu orang lagi anggota komplotan yang menjadi promotor dalam penculikan ini.

Otak dari penculikan Fathur Rahman, menurut Sutan adalah Misriadi alias Dika Novandry (45) yang masih dalam pencarian petugas.

“Kami diajak Dika ke Tebing, alasan urusan keluarga,” terang Sutan.

Menurut Sutan, sesampainya di Hotel Graha Sultan, ia dan kelima temannya segera masuk ke dalam hotel dan mencari kamar yang sebelumnya sudah disewa oleh Ayus.

Ketika mereka memasuki kamar, korban penculikan dalam keadaan disekap dengan kedua tangan diborgol kebelakang dan segera dibawa ke Medan dengan menggunakan mobil pribadi.

“Sempat kupukul saat di mobil, tapi sampai di Medan, Fathur berhasil kabur dengan tangan diborgol,” terang Sutan.

Sementara itu, Kapolsek Firdaus AKP Enda membenarkan pihaknya telah menangkap kelima penculik dari dua tempat yang berbeda dan masih terus memburu satu orang yang merupakan otak dari penculikan untuk diproses lebih lanjut.

“Kita terus memburu Misriadi alias Dika yang merupakan otak dari penculikan Fathur Rahman. Pelaku diharapkan menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas,” pungkas AKP Enda, Sabtu (18/11/2017) kepada wartawan.(tpmto/r1)