Connect with us

Sumut

Jokowi Tak Tutup Jalur Lalu Lintas Medan pada Acara Pernikahan Kahiyang

Published

on

Jokowi Tak Tutup Jalur Lalu Lintas Medan pada Acara Pernikahan Kahiyang-Bobby

Medan-GeoSiar.com, Pihak keluarga Erwan Nasution menyampaikan pesan dari Presiden Jokowi megenai arus lalu lintas pada jumpa pers, Sabtu (18/11/2017) di Media Centre Bobby-Kahiyang Jalan Ring road Medan.

Dalam kesempatan ini, Erwan menyampaikan pesan Jokowi yang tak ingin menutup jalur lintas pada acara resepsi pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu.

“Bapak Presiden Jokowi melarang dan meminta pihak lalu lintas jangan ada yang memutup jalan lalu lintas, hal ini disampaikannya kepada kami pihak keluarga untuk disampaikan sebelum pesta dilaksanakan “ujar Erwan Nasution.

Menurut Adik Almarhum Erwin Nasution ini, Jokowi tak ingin dengan adanya pesta Ngunduh Mantu yangberlangsung menyususahkan masyrakat, tetapi justru sebaliknya bagaimana agar masyarakat senang dan bangga dengan adanya acara pernikahan putrinya di Medan.

Dalam jumpa pers dengan dihadiri Muhammad Oji (wedding organizer), tim pakar media center Sofyan Harahap, Parianda Sinik, tim teknis Deddy Armaya, Fahrul Rozi itu, Erwan Nasution menyampaikan seluruh agenda-agenda acara yang akan dilangsungkan pada Ngunduh Mantu Presiden Bobby Nasution-Kahiyang Ayu.

Acara diawali dengan menyambut Bayo Pangoli Dohot Boruna dengan peserta rombongan keluarga dari Solo yang disambut keluarga Medan tujuh pasang suami, haroan boro (kedatanga pihak perempuan, mangoloalo, menyanyan boro (19/11).

Kemudian mangalehen marga to boro nadioli (Kahiyang Ayu), manalpokkan/lahanan/pulungan ni horja (menyembelih kerbau) sebagai simbolis (21/11).

Menyantan gordang sembilan dohot gordang, membuka galanggang sirion (manortor),mangolu-ngolu haroroan ni mora sian Solo, mangulosi sian mora Solo,manotorkon mora sian Solo,mangulosi bayopangoli dohot boruna, mangalo-alo mora,manarimo tumpak (arlongit), maralok-alok (sidag adat), margalanggang (24/11).

Kemudian acara adat yang terakhir tu tapian raya bagunan namartua, mangupa dohot manabalkon goar mantobang (raja), manortorkon bayo pangoli dohot boru na di oli, manyoda gordang dohot gondang (25/11).

Lalu acara ditutup dengan resepsi pernikahan yang dibuka untuk para tamu undangan yang hadir baik yang berasal dari kota Medan maupun dari luar kota Medan. (strltm/r1)