Connect with us

Nasional

Beredar Video Pilot Garuda Berkata Rasis Di Bandara Silangit

Published

on

Pesawat Garuda tampak Parkir di Bandara Silangit, Sumatera utara.

Medan-Geosiar.com, Masyarakat heboh dengan beredarnya pilot yang berkata rasis kepada petugas Bea Cukai Bandara International Silangit, Sumatera Utara. Video yang diambil dari dalam kabin pesawat itu diunggah akun @sugi_0706 dengan keterangan atau caption, “How about this @IndonesiaGaruda racism on your airplane? I believe this is one of your Pilot!”.

Dalam video berdurasi 2 menit 18 detik, terjadi dialog antara pilot dengan petugas Bea Cukai. Pilot Garuda memerintahkan pihak Bea Cukai bandara tidak terlalu lama berada di dalam kabin pesawat. Namun petugas bea cukai mengatakan sedang menjalankan tugas.

Tampak kemudian pilot Garuda berkata rasis dengan menyinggung etnis tertentu dan sebuah maskapai penerbangan swasta.

Menanggapi video tersebut, manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk meminta maaf atas insiden pilot yang berkata rasis itu. Senior Manager Public Relations Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bea Cukai serta sudah menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi.

“Kami menyesalkan sikap dan pernyataan pilot tersebut yang bertentangan dengan nilai perusahaan. Garuda Indonesia sangat menghargai kerja sama antara pemegang kebijakan dan institusi yang ada di bandara untuk meningkatkan kenyamanan bagi penumpang,” katanya saat dihubungi, Senin, 20 November 2017.

Ikhsan mengklaim pihaknya telah melakukan investigasi internal terkait insiden tersebut. “Investigasi dan pemberian sanksi sudah kami lakukan sebelum video tersebut viral di media sosial,” ujarnya.

Dalam keterangan tertulis, Garuda Indonesia menceritakan kronologi ketika pesawat dengan nomor penerbangan GA8510 SIN-DTB itu baru mendarat di Bandara Silangit pada 31 Oktober 2017. Setelah penumpang turun, petugas Bea Cukai kemudian naik memeriksa pesawat dan tas kru.

Pilot kemudian tidak terima diperiksa karena merasa belum ada ketentuan pemeriksaan didalam pesawat. Kemungkinan pilot belum mengetahui bahwa sesuai dengan standar operasional prosedur, petugas Bea Cukai berhak masuk ke pesawat. (tpo/R2)