Connect with us

Nasional

Tragis, Mahasiswi Lahiran di Kamar Mandi Kos

Published

on

Bayi mahasiswi yang lahiran di kosan tak terselamatkan

Yogyakarta-GeoSiar.com, Seorang mahasiswi melahirkan bayi di dalam kamar mandi kosannya pada di Jl Kesuma Gang Mujahir RT 80 RW 19, Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta, Rabu (8/11/2017) sekitar pukul 11.30 WIB.

Bayi yang dilahirkan tersebut berjenis kelamin perempuan dan ditemukan di dalam kamar mandi sebuah kamar kos putri berwarna abu-abu. Informasi yang berhasil dihimpun, bayi tersebut dilahirkan oleh seorang mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta.

Kapolsek Gondokusuman, Kompol Solichul Ansor menjelaskan kronologi penemuan bayi tersebut.

Jajarannya mendapat panggilan telepon masuk dari seorang warga, Rosalia Sofia Wanda, mahasiswi asal Larantuka, NTT dengan laporan menemukan teman satu kos yang masih berstatus mahasiswa melahirkan di dalam toilet.

Mendapat informasi tersebut, petugas langsung menuju ke tempat kejadian untuk menyelamatkan korban.

Rosalia mengaku bahwa selama ini ia tidak tahu jika temannya itu hamil karena selalu memakai jaket.

“Karena selalu pake jaket, ia nggak tau temannya itu hamil,” ujar Kompol Solichul Ansor, Rabu (8/11/2017) sore.

Hingga Rabu pagi, Rosalia mengaku berada di dalam kamar yang bersebelahan dengan korban.

Sekitar pukul 11.00 WIB ia mendengar panggilan dari temannya yang berasal dari dalam kamar mandi kos. Sontak saja sebagai teman satu kosan, Rosalia segera meminta bantuan untuk menolong korban. Rosalia kemudian menggendong bayi yang sudah tak berdaya itu ke dalam kamar untuk dibungkus.

“Saat ditengok, korban tengah terkulai lemas, di sebelahnya ada bayi. Jadi, si Rosalia ini yang tahu pertama dan memberikan pertolongan,” ujar Ansor.

Diketahui, bayi sudah dalam kondisi meninggal dunia dan dibawa ke Rumah sakit dr. Sardjito setelah diselamatkan oleh petugas.

Sementara, ibu sang bayi dibawa Rumah Sakit Hidayatullah untuk menjalani perawatan medis.

Hingga saat ini belum diketahui apa motif di balik kejadian dan kasus ini masih dalam penyelidikan petugas. (trb/r1)