Connect with us

Dunia

Seorang Ilmuwan Lebanon Jatuh Miskin, Terpaksa Jadi Gelandangan

Published

on

Georges Gerges yang merupakan ilmuwan duduk di sudut jalan kawasan industri Dora di pinggiran utara Beirut, Rabu (8/11).

Lebanon-GeoSiar.com, Georges Gerges, yang dijuluki “Kapten” menyalakan rokok saat duduk di sudut jalan kawasan industri Dora di pinggiran utara Beirut, Rabu (8/11). Gerges semasa mudanya adalah seorang ilmuwan yang dulunya yang juga bekerja sebagai dosen di salah satu universitas paling bergengsi di Lebanon.

Georges Gerges, sempat mendapat julukan “Kapten” mengisi waktu luang dengan memberi makan kucing di sudut jalan kawasan industri Dora di pinggiran utara Beirut pada hari Rabu (8/11/2017).

Kakek 90 tahun kehilangan sebagian besar hartanya selama perang saudara yang melanda Lebanon. Kini ia hanya bisa berlindung dari teriknya matahari dan dinginnya musim di sudut jalan Lebanon.

Selain itu, Georges Gerges juga dikenal sebagai pria yang bisa berbicara dalam beberapa bahasa. Namun sangat disayangkan kemampuannya dan bakatnya tak dapat memperbaiki hidupnya yang kini sebagai gelandangan di sudut kota Libanon.

Kakek 90 tahun itu juga mulai kehilangan harapan semenjak sistem politik Lebanon yang korup. Mantan ilmuwan ini adalah korban dari sistem pemerintahan yang tidak transaparan dan sangat terkenal dengan tikus-tikus berdasi.

Kakek yang tinggal sebatang kara ini tinggal bertahan hidup dengan tubuh yang terlihat lusuh dan terpaksa menghabiskan masa senjanya di jalanan. Dosen berbakat ini telah kehilangan bayangan hari tua yang indah.

Tak ada yang bisa diperbuatnya kecuali tetap memilih menjalani hari sebagai seorang gelandangan ditengah kerasnya kehidupan dalam negeri yang korup. (lpt6/r1)

Advertisement