Connect with us

Nasional

Hingga Tahun Politik 2019, Upaya Pelemahan KPK Akan Terus terjadi

Published

on

Seorang aktifis melakukan aksi tolak pelemahan KPK

Jakarta-Geosiar.com, Hingga putaran pemilihan presiden tahun 2019, upaya pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan terus terjadi. Demikian dikatakan peneliti Indonesia Corruption Watch ( ICW) Emerson Yuntho dalam diskusi dan bedah Buku Metamorfosis Sandi Komunikasi Korupsi di Gedung KPK Jakarta, Sabtu (4/11/2017).

“Upaya pelemahan KPK akan berlangsung sampai 2019,” kata Emerson.

Menurut Emerson, Pelemahan terhadap KPK tak lepas dari kepentingan politik untuk meraih kekuasaan. Apalagi kehadiran KPK sangat berpengaruh terhadap sumber pendanaan politik. Hal ini dapat dilihat dari kasus korupsi yang diungkap KPK membuktikan adanya aliran uang yang ditujukan kepada internal partai politik.

Maraknya operasi tangkap tangan (OTT) elite politik yang kerap dilakukan KPK membuat partai politik kesulitan mencari sumber pendanaan. Apalagi dibutuhkan dana yang tidak sedikit untuk dapat bersaingg dalam pemilu presiden 2019.

Emerson menambahkan, pelemahan terhadap komisi anti rusuah yang secara terang-terangan dilakukan beberapa anggota DPR, diprediksi akan berujung pada revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Bila revisi dilakukan, nantinya wewenang KPK dalam melakukan penindakan akan dipangkas.

“Mereka berpikir, kalau bisa KPK ini jadi komisi pencegahan korupsi, bukan pemberantasan,” tutup Emerson. (Kps/R2)