Connect with us

Selebritis

Tina Toon : Kata Pribumi Anies Punya Sensitivitas yang Sangat Tinggi

Published

on

Tina Toon mengomentari pidato Anies tentang kata pribumi

Jakarta-GeoSiar.com, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Baswedan, baru saja dilantik oleh Presiden Joko Widodo beberapa hari yang lalu, yaitu pada Senin (16/10/2017).

Dalam pidato pertamanya, sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies menyebut kata pribumi yang langsung menuai banyak pro-kontra dari sebagian besar masyarakat Indonesia, tak terkecuali kalangan artis.

Dikutip dari Wikipedia, Pribumi adalah setiap orang yang lahir di suatu tempat, wilayah atau negara, dan menetap di sana dengan status orisinal, asli atau tulen (indigenious) sebagai kelompok etnis yang diakui sebagai suku bangsa bukan pendatang dari negeri lainnya.

Pribumi bersifat autochton (melekat pada suatu tempat). Secara lebih khusus, istilah pribumi ditujukan kepada setiap orang yang terlahir dengan orang tua yang juga terlahir di suatu tempat tersebut.

Oleh karena itu, pernyataan pribumi yang dilontarkan Anies lewat pidatonya menimbulkan pro-kontra dimana-mana. Salah satu artis yang memberikan komentar terkait pidato orang nomor satu DKI Jakarta adalah Agustina Hermanto, atau yang biasa dikenal dengan Tina Toon.

Artis kelahiran 20 Agustus 1993 ini memiliki garis keturunan Tionghoa yang merupakan suku pendatang dan sangat kaget mendengar pidato Anies Baswedan tersebut.

Dalam akun instagram-nya, artis yang sebelumnya pernah mengenyam pendidikan di Universitas Bina Nusantara mengunggah sebuah kalimat dan mewarnai kata Pribumi dari Anies.

“Coba ngomongnya bangsa Indonesia jangan mau dijajah kolonial, rakyat jadi tuan rumah. Maknanya lebih sampai dan positif,” tandasnya dilansir dari Liputan6.com.

Penyanyi yang tengah melanjutkan kuliah jurusan Hukum itu berpikir positif mengenai pernyataan yang diungkapkan oleh Anies walaupun ia juga mengakui sensitifitas dari kata “Pribumi” sangat tinggi.