Connect with us

Nasional

Menteri Susi : Reklamasi sudah ditangan Luhut dan Anies

Published

on

Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti

Jakarta-GeoSiar.com, Ditemui di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Selasa (17/10/2017). Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa kelanjutan proyek reklamasi di teluk Jakarta kini menjadi kewenangan Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Itu sudah di tangan Menko dan Pak Anies,” kata Susi, dilansir dari Kompas.

Ketika Ahok masih menjabat sebagai Gubernur DKI, Menteri Susi dikabarkan memang tidak menyetujui adanya reklamasi di pantai utara Jakarta. Menurutnya reklamasi teluk Jakarta akan berdampak terhadap lingkungan dan nasib nelayan di Pesisir Utara Jakarta. Bahkan menurut Susi ketimbang reklamasi pulau, lebih baik developer mengembangkan pulau-pulau di Kepulauan Seribu.

Mempertimbangkan Pro-kontra yang ada, Rizal Ramli sebagai Menko Kemaritiman saat itu mengeluarkan kebijakan moratorium reklamasi teluk Jakarta tahun 2016 lalu.

Namun Menko Kemaritiman saat ini Luhut Panjaitan diketahui telah membatalkan keputusan penghentian sementara (moratorium) reklamasi di Teluk Jakarta melalui surat Surat Keputusan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Nomor S-78-001/02/Menko/Maritim/X/2017. Dengan terbitnya surat pencabutan moratorium, proyek reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta berarti dapat dilanjutkan.

Luhut menegaskan, kewenangan reklamasi Teluk Jakarta berada sepenuhnya di tangan Pemerintah Pusat dan pihak lain tidak berhak membatalkan pelaksaannnya, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

“Jadi enggak usah ribut-ribut di luar, kalau ada yang tidak setuju, beri tahu. Karena yang kaji (reklamasi) itu kami-kami semua, jadi jangan buat ada yang aneh-aneh,” kata Luhut, Senin (9/10/2017).

Sementara itu, saat ditanyakan mengenai masalah proyek reklamasi, Gubernur DKI yang bari dilantik Anies Rasyid Baswedan belum menjawab secara rinci. Dia menegaskan, saat ini adalah waktu untuk bekerja menepati janji kampanyenya.

“Nantilah. Pokoknya lihat janji saja. Kami akan serius mulai bekerja langsung. Harapannya apa yang sudah direncanakan, bisa dilaksanakan,” ujar Anies saat ditemui usai pelantikannya di Istana Merdeka, Senin (16/10/2017).