Connect with us

Selebritis

Sule Berduka, Ayahnya telah Pergi Untuk Selamanya

Published

on

Sule pelawak tanah air kehilangan sosok ayahnya yang sangat ia sayangi

Bandung-GeoSiar.com, Entis Sutisna alias Sule, pelawak ternama Indonesia kini tengah berduka atas kehilangan sosok ayah, Dodo Mulyadi, yang sangat ia cintai pada 11 Oktober 2017.

Ayah dari pelawak yang kelahiran Cimahi ini meninggal dunia sekitar pukul 07.00 WIB di kediamannya di Cimahi, Bandung, Jawa Barat. Sule sangat menyayangkan ketika sang ayah menghadap ilahi dirinya tidak berada di sampingnya. Sule yang tengah berada di Jakarta pun langsung bergegas ke rumah duka saat mengetahui kabar duka tersebut.

“Dia lagi mau mulai aktivitas. Dia langsung balik lagi ke Bandung,” ucap Jijing, salah satu tim Sule saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Rabu (11/10/2017).

Sule tidak ingin melewatkan prosesi pemakaman ayahnya untuk pertemuan yang terakhir kalinya. Dalam kedukaan ini Sule turut memandikan serta memakamkan sendiri jenazah ayahnya yang meninggal karena penyakit tua yang diderita.

Dikatakan Jijing, semenjak almarhum Dodo Mulyadi mengalami sakit hingga operasi, Sule secara rutin menjenguk sang ayah ke Bandung. Ditengah kesibukannya sebagai penyanyi, aktor, dan pemain sinetron ia menyempatkan Sebagai anak, ia pun berusaha menunjukkan baktinya kepada sang ayah dengan merawatnya.

“Selama abahnya habis operasi itu, dari pertama sakit beliau sudah mulai bolak-balik. Kalau soal firasat, mungkin kang Sule aja ya,” ujar Jijing dilansir dari bintang.com.

Rasa sakit yang dirasakan ayahanda tentu menjadi kesedihan tersendiri untuk Sule. Tidak heran, jika Sule rela bolak-balik Jakarta-Bandung demi menemani sang ayah yang memang sudah terbaring lemah.

Hipertensi menjadi riwayat sakit yang diderita oleh mendiang Dodo Mulyadi hingga harus menjalani operasi. Meski tak bisa menyaksikan saat-saat terakhir ayahnya, Sule sebelumnya telah menjenguk dan menemani beberapa saat.

“Kemarin itu sempat bertemu dulu sama Abah. Dia (Sule) pulang pergi hari itu, Jakarta Bandung. Malamnya dia jagain, paginya sampai siang dia kesini, lalu balik lagi ke sana,” jelas Jijing.

Pengabdian sule sebagai anak telah ditunjukkannya saat merawat ayahnya yang sakit. Ia rela menyisihkan waktunya yang sangat padat di tengah rutinitasnya sebagai publik figur.

Kedekatan dan kasih sayangnya pada sang ayah ditunjukkannya sebagai seorang anak yang berbakti. Ayah dari 4 orang anak ini juga kerap membagikannya videonya lewat akun media sosialnya ketika dirinya mengurus almarhum. Mulai dari mengelap hingga menyuapi sang ayah rela dilakukan komedian yang mengawali karirnya saat memenangi kontes lomba Audisi Pelawak TPI (API) bersama grup Lawak SOS. Keberhasilan dan kesuksesannya sebagai pelawak dengan bayaran termahal di tanah air sama sekali tidak menghilangkan kasih sayang dan baktinya kepada orangtua.