Connect with us

Dunia

Harvey Weinstein Melakukan Pelecehan Terhadap Sejumlah Wanita

Published

on

Harvey Weinstein produser film Amerika terlibat kasus pelecehan seksual

Hollywod-GeoSiar.com, Angelina Jolie dan Gwyneth Paltrow menuduh Harvey Weinstein, produser film Amerika, dengan kasus pelecehan seksual yang dilakukannya terhadap dua orang wanita. Dilansir dari Bintangseleb.com dua aktris papan atas Hollywood tersebut pernah dilecehkan oleh sang produser ternama.

Skandal mengenai pelecehat seksual tersebut pun mulai terkuak selasa (10/1/2017) ketika tiga wanita mengaku bahwa telah diperkosa oleh Harvey Weinsten yang telah memiliki 5 orang anak dari pernikahannya dengan Georgina Chapman dan Eve Chilton Weinstein.

Tuduhan tersebut pun dengan tegas ditolak oleh Weinsten melalui juru bicaranya. Tuduhan yang menggegerkan publik tersebut muncul beberapa hari setelah hampir 12 wanita menceritakan tentang pengalamannya dilecehkan oleh Weinstein pada New York Times.

Selasa lalu (10/1/2017) Gwyneth Paltrow dan Angelina Jolie pun ikut bergabung dengan anggota grup perempuan tersebut untuk membantu mengungkapkan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Weinstein.

Asia Argento, seorang aktor dan sutradara, Lucia Evans seorang aktor, dan seorang perempuan lain melaporkan bahwa Harvey Weinstein memaksa mereka untuk melakukan hubungan seksual.

Seperti yang dilansir dari TheGuardian, empat wanita lain mengaku bahwa Weinsten menyentuh mereka tanpa izin. Hal tersebut bisa diklasifikasikan sebagai sebuah pelecehan.

Hal berbeda dialami oleh Mira Sorvino dan Rosanna Arquette yang mengatakan bahwa mereka juga dilecehkan oleh Weinstein.

Pada kasus lain, Ronan Farrow juga menuntut Weinstein atas dugaan pelecehan terhadap Ambara Battilana Gutierrez.

Selain itu, Angelina juga mengungkapkan pengalaman buruk yang dialaminya dengan Harvey Weinstein di masa mudanya. Semenjak peristiwa tersebut, Angel memilih untuk tidak pernah lagi berkerjasama dengannya.

Dikutip dari Radaronline, Angelina tidak setuju dengan perilaku pelecehan pada wanita di bidang apapun, dan di negara manapun. Menurutnya, hal ini tidak bisa diterima apapun alasannya.

Sementara dalam kasus pelecehan yang dilakukan terhadap Gwyneth Paltrow terjadi saat Weinstein mengundangnya ke kamar tidurnya di Peninsula Beverly Hills hotel dengan alasan pekerjaan. Saat ia tiba, Paltrow diminta ikut bergabung untuk melakukan pijat.