Connect with us

Politik

Akankah Setya Novanto Hengkang dari Partai Beringin?

Published

on

Geosiar.com, Medan – Wakil Sekjen Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa Setya Novanto diharapkan untuk segera menonaktifkan diri sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Ia telah mengusulkan hal tersebut kepada DPP Partai Golkar untuk segera diproses. Hal ini disebabkan karena kasus hukum yang tengah menjeratnya yaitu kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik atau e-KTP dan juga kondisi kesehatannya yang sedang memburuk.

Saat ini, Setya Novanto sedang di rawat di Rumah Sakit Premier Jatinegara Jakarta Timur selama kurang lebih seminggu untuk menjalani katerisasi jantung. Kasus yang menjeratnya menyebabkan kondisi kesehatannya terganggu dan saat ini ia tengah terbaring lemah dan belum diketahui kapan kondisinya akan segera membaik.

Berkaitan dengan hal tersebut, salah satu cara untuk menyelamatkan partai yang berlambang beringin ini pada Pilpres 2019 mendatang adalah dengan menggantikan posisi Setya Novanto.

Dikutip dari beberapa sumber, saat ini sudah ada beberapa rekomendasi nama yang akan menjadi calon Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Golkar. Salah satu nama yang sering muncul adalah Airlangga Hartato. “Kalau yang paling sering disebut Bang Airlangga ya. Nama yang disebut yaitu,” ujar Ace Hasan.

Dalam waktu dekat, partai ini akan menyelenggarakan Rapat Pleno untuk menindak lanjuti hasil rekomendasi dari Tim Kajian. Dalam rapat tersebut juga akan dibahas pemenang pilkada 2018 mendatang. Hari ini (2/10) akan diadakan rapat pemenangan pemilu dan didalam kesempatan ini akan dibahas lebih detail tentang hal ini.