Connect with us

Nasional

Wiranto Dituntut Segera Beri Kompensasi bagi Milisi Pro Integrasi di Timor Timur

Published

on

Geosiar.com -Mantan Wakil Panglima Milisi (Pejuang) Pro-Indonesia di Timor Timur (Timtim) Eurico Guterres menuntut perhatian dari Pemerintah Indonesia mengenai mekanisme pemberian kompensasi bagi para pejuang atau milisi pro integrasi pada masa gejolak referendum kemerdekaan Timor Timur tahun 1999.Sehubungan dengan hal ini, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menegaskan bahwa saat ini pemerintah sedang mendiskusikan hal tersebut.
“Kompensasi sedang digarap. Sedang diselesaikan. Kompensasinya apa nanti bisa dilihat,” ujar Wiranto, usai pertemuan dengan Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) se-jabodetabek, di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (29/9/2017).

Menurut Wiranto, kompensasi yang diberikan sesuai dengan kemampuan pemerintah dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dalam hal ini, Wiranto tidak menyebut berapa kisaran jumlah kompensasi yang akan diberikan oleh pemerintah bagi para pejuang atau milisi pro integrasi pada masa gejolak referendum yang dimadsud.

“Apa yang perlu disampaikan sejalan dengan kemampuan pemerintah dan sejalan dengan undang-undang. Itu sedang digarap,” kata Wiranto.

Sebelumnya, mantan Wakil Panglima Milisi (Pejuang) Pro-Indonesia di Timor Timur (Timtim) Eurico Guterres mengatakan, pihaknya mendukung Wiranto menjadi menteri karena bekerja untuk negara dan bangsa. oleh karena itu, dia menuntut agar Wiranto mampu menepati janjinya untuk memperhatikan nasib para pejuang Timtim. Hal itu disampaikan Eurico saat melakukan aksi unjuk rasa bersama ribuan eks-pejuang Timtim di depan kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (25/9/2017).